Bantul – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Padukuhan Ngunutlor, Kabupaten Gunungkidul, baru-baru ini memperkaya wawasan mereka dengan mengikuti Sekolah Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Daerah (KID) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan edukatif ini berfokus pada penguatan praktik keterbukaan informasi di tingkat paling dasar pemerintahan, yaitu padukuhan dan kalurahan.
Acara yang berlangsung di lingkungan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut menghadirkan Bapak Eko, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai narasumber utama. Dalam sesinya, Bapak Eko menyoroti secara mendalam urgensi dan mekanisme pembangunan keterbukaan informasi pada Komunitas Informasi Masyarakat. Beliau menekankan bahwa akses informasi yang mudah dan transparan merupakan fondasi penting bagi partisipasi aktif masyarakat dan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik. Diskusi utama dalam sekolah informasi ini mengupas tuntas strategi dan implementasi keterbukaan informasi yang efektif, khususnya di tingkat padukuhan dan kalurahan masing-masing.
Peran strategis KIM sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan warga menjadi poin sentral yang dibahas, dengan harapan dapat meminimalkan kesenjangan informasi di akar rumput. Partisipasi aktif dari KIM Padukuhan Ngunutlor ini diharapkan dapat menjadi pemicu dan inspirasi bagi padukuhan serta kalurahan lain di Gunungkidul untuk terus meningkatkan kualitas penyebaran informasi publik. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah mengakses data, kebijakan, dan program pembangunan yang relevan, mendorong partisipasi warga, serta pada akhirnya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel di seluruh wilayah Bumi Handayani.